Mendapat panggilan
kerja tentu merupakan hal yang menggembirakan. Tentu saja, hal tersebut hal
yang dinanti-nanti oleh para pencari kerja.
Sayangnya, memasuki
babak wawancara kerja tidak segampang yang dibayangkan. Bagian personalia atau
orang yang mewawancara pencari kerja akan memperhatikan secara detil
jawaban-jawaban yang menentukan kelulusan pekerja.
HRD hanya mengawasi
jawaban pencari kerja yang panjang lebar. Namun, setiap kata yang keluar dari
mulut orang yang diwawancara.
Dilansir dari Lifehack,
beberapa waktu lalu, berikut kata-kata yang mesti Anda atau pencari kerja
hindari saat wawancara:
1. Umm
Kata ini mungkin tak
disadari banyak keluar dari mulut Anda saat melakukan wawancara kerja. Jika
Anda mendengarkannya dalam sebuah rekaman, mungkin Anda akan terkejut ketika
mendengar kata 'Umm' yang keluar. Sejatinya, kata ini membuat pencari kerja
kurang menarik selama wawancara.
2. Agak
'Agak' menunjukan
Anda seperti seorang remaja yang tidak memiliki kejelasan. Untuk memastikan
Anda seorang yantg percaya diri dan matang, gantilah kata 'agak' dengan jelas
'ya' atau 'tidak'.
3. Benci
Tak seorang pun yang
suka dengan pembenci. Sebaiknya Anda menghindari kata ini, karena ketika Anda
mengucapkannya perekrut kerja akan menganggapnya berisiko tinggi.
4.
Perfeksionis
Kata ini terlihat
berlebihan dan sangat klise. Ada waktu ketika Anda bilang 'Saya seorang
perfeksionis' menunjukkan Anda keluar dari kelemahan Anda. Perekrut kerja
merasa was-was terhadap jawaban tersebut.
5. Saya
Dalam dunia kerja,
Anda akan terlihat baik jika bekerja bersama tim.
6. Yakin
'Yakin' terlihat
menggoda untuk dilakukan, tapi untuk berkomunikasi kata ini memiliki makna 'itu
nyaris'. Sebenarnya, kata ini membuat Anda terlihat jauh dari kemampuan
sebenarnya. Atau, bisa dikatakan kata yakin memiliki makna yang tidak jauh dari
'agak'.
7. Terserah
Biasanya kata ini
digunakan untuk berkomunikasi bahwa Anda sudah menyerah. Ini menunjukkan bahwa
Anda kehilangan kekuasaan dan menarik diri dari masalah.
8.
Belajar
Jangan pernah
mengatakan kata 'belajar' saat Anda wawancara kerja. Pasalnya, perekrut kerja
hanya melihat kemampuan Anda dan melihat seberapa besar sumbangsi ke
perusahaan.
9.
Dipecat
Hindari kata ini,
karena kata tersebut akan menghubungkan Anda sebagai pribadi pengacau, susah
diatur, dan segala hal positif tentang Anda di mata perekrut kerja akan menjadi
negatif.
Sumber: Lifehack dan bisnis.liputan6.com
