Ketika melamar pekerjaan, ada beberapa pertimbangan yang
diambil pemberi kerja terhadap resume yang dituliskan pencari kerja.
Berdasarkan survei yang dilakukan kepada Komunitas
Manajemen Sumber Daya Manusia, sebagaimana dikutip dari cnn.money.com,
tiga perempat pemberi kerja hanya memerlukan waktu kurang dari lima menit untuk
menilai kelayakan resume pelamar kerja.
Berikut ini tujuh kesalahan yang sering dilakukan dalam
membuatresume yang sering ditemukan oleh para profesional SDM:
Menggunakan email yang aneh: Ketika membuat email,
seringkali kita menuliskan nama yang aneh seperti hairofthedogdude@yahoo.com.
Meskipun tidak ada yang melarang, email semacam ini akan membuat pemberi kerja
geli.
Membuat kesalahan dalam ejaan atau tata bahasa: Hal ini
harus dihindari karena resume mencerminkan kredibilitas pelamar.
Menggunakan jenis huruf yang tidak lazim: Resume tidak
memerlukan kreativitas seperti proyek seni karena pemberi kerja memerlukan
informasi yang jelas dan tidak bertele-tele.
Tidak menggunakan kata kunci: Pemberi kerja perlu untuk
mencari dengan cepat apa yang dimiliki pencari kerja sehingga lebih mudah
menentukan kelayakannya.
Tidak menyebutkan prestasi yang pernah dicapai: Hanya
menyampaikan hal standar mengenai pekerjaan yang dilakukan tidak memberikan daya
tarik kepada pemberi kerja.
Resume terlalu panjang: Resume bukan sebuah
buku yang memerlukan waktu lama untuk dibaca. Pemberi kerja tidak akan membaca
tiap paragraf tetapi hanya pada poin-poin tertentu.
Lupa mencantumkan tahun untuk pengalaman kerja: Pencantuman
tahun akan memudahkan pemberi kerja melihat berapa lama pencari kerja berada
pada satu pekerjaan.
Sumber : Money.cnn.com
Dan Bisnis.com